Cara Menghindari Cyber Crime Bagi UMKM

 Internet Marketing

Sepertiga kasus cyber crime terjadi pada perusahaan, apalagi perusahaan kecil menengah yang tidak terlalu banyak memiliki karyawan.

Kejahatan di dunia maya yang sering di sebut cyber crime, mungkin sudah sering anda dengar. Cyber crime menurut U.S. Department of Justice “any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution”, yang dapat diartikan sebagai tindakan ilegal yang membutuhkan teknologi komputer untuk perlakuan, pemeriksaan dan penuntutannya. Cyber crime dapat juga diartikan sebagai perbuatan melanggar hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet, berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sepertiga kasus cyber crime terjadi pada perusahaan bisnis online yang masuk dalam kategori kecil menengah dan tidak terlalu banyak memiliki tenaga ahli di bidang IT. Jika anda memiliki usaha kecil yang sedang merambah di dunia online, setidaknya anda perlu memikirkan aspek keamanan untuk melindungi situs atau blog dari ancaman cyber crime yang berpotensi menghancurkan usaha.

Ancaman cyber crime bagi UMKM

  • Penyebaran virus secara sengaja

Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan e-mail. Sering kali orang yang sistem e-mailnya terkena virus tidak menyadari hal ini.

  • Mengambil alih situs bisnis

Ditandai dengan adanya penolakan layanan yang menyebabkan situs bisnis UMKM dibanjiri kunjungan yang jumlahnya terlalu besar dan tidak wajar. Kemudian akan membuatnya crash dan tidak bisa diakses oleh pembeli yang sebenarnya.

  • Mengambil alih rekening bank

Banyak pelaku bisnis kecil yang telah dibidik oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan program torjan, spyware, worm dan sebagainya yang dapat mengendalikan komputer korban. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer target ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke e-mail cracker.

  • Pencurian dan penggunaan account orang lain

Pencurian account ini dilakukan cukup dengan menangkap “user_id” dan “password” saja. Tujuan dari pencurian ini hanya untuk  mencuri informasi. Pihak yang kecurian tidak akan merasakan kehilangan. Namun efeknya akan terasa jika informasi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut akan membuat semua beban biaya penggunaan account  oleh si pencuri dibebankan kepada si pemilik account yang sebenarnya.

Ada beberapa cara untuk menghindari dan meminimalisir terjadinya kejahan cyber ini, yaitu:

  1. Melakukan back up secara rutin
  2. Untuk menanggulangi masalah virus pada sistem, dapat dilakukan dengan memasang anti virus, anti spy ware dengan upgrading dan updating secara periodik.
  3. Selalu rajin melakukan pengecekan data bank dan kartu kredit. Karena saat ini data transaksi bank banyak dikirimkan melalui e-mail. Jadi, tidak ada salahnya jika selalu melakukan pengecekan transaksi secara berkala. Hal ini dilakukan agar cepat mengetahui apabila ada transaksi yang tidak wajar.
  4. Menutup service yang tidak digunakan.
  5. Perlu adanya sistem pemantau serangan yang digunakan untuk mengetahui adanya tamu/seseorang yang tak diundang atau adanya serangan.
  6. Jangan sembarangan meng-klik link atau halaman situs web, karena saat ini banyak link yang dapat mengarahkan ke situs palsu yang sangat mirip dengan situs aslinya. Sehingga pada akhirnya akan merusak jaringan /sistem komputer.

Di samping hal-hal diatas, perlu juga adanya dukungan adanya sebuah lembaga khusus. Lembaga ini diperlukan untuk memberikan informasi tentang cybercrime, melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat, serta melakukan riset-riset khusus dalam penanggulangan cybercrime. Semoga dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan kewaspadaan anda para pengelola maupun calon pebisnis usaha kecil (UMKM). Salam sukses.

Sumber gambar :

1. http://pyramidcyber.com/pyramid/wp-content/uploads/2012/11/Cyber-Crime.jpg

2. http://i8.dainikbhaskar.com/thumbnail/600×519/web2images/www.divyabhaskar.co.in/2013/03/16/1604_kfcesskk.jpg

 

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply